63. Sekilas Tentang Resepsi Pernikahan

14 Oktober 2016

Menikah, momen seumur hidup sekali yang diimpikan hampir setiap orang. Fase hidup ini sering disebut sebagai momen yang sakral karena pelaksanaannya dikukuhkan atas nama Tuhan. Ya, menikah berarti berjanji kepada Tuhan untuk mencintai dan menjaga pasangan hidup kita dengan sebaik-baiknya. Karena pernikahanlah, semua yang tidak boleh menjadi boleh, semua bernilai ibadah. Indah sekali.

Nah, salah satu hal yang paling tidak bisa dipisahkan dari pernikahan adalah resepsinya. Meski tidak wajib, sebagai masyarakat Indonesia sudah sepatutnya kita menyelenggarakan resepsi dan mengundang sanak saudara untuk turut menyaksikan kebahagiaan kita. Menikah memang tidak perlu wah, yang penting sah. Itu poinnya.

Di Indonesia sendiri, resepsi pernikahan seperti sudah menjadi agenda wajib keluarga mempelai, meskipun sekali lagi, sifatnya tidak wajib. Tapi tak apa, bukankah resepsi juga merupakan bagian dari menghormati tamu undangan? Maka tidak mengherankan kalau resepsi adalah sesuatu yang paling banyak dipikirkan oleh calon mempelai, bahkan mereka yang belum punya rencana menikah dalam waktu dekat.

Saat ini, sudah banyak juga vendor yang siap membantu mempelai menghelat resepsi pernikahan dengan bujet yang beragam, sesuai dengan kondisi finansial kliennya. Mereka biasanya menawarkan paket-paket resepsi yang beragam lengkap beserta fasilitas yang disesuaikan dengan harga yang dipasang.

Atau jika mau sedikit repot, kita juga bisa menyelenggarakan resepsi pernikahan tanpa bantuan jasa wedding organizer. Dengan bantuan dari kolega atau teman dekat, semua persiapan bisa kita atur sedemikian rupa. Yang perlu diingat jika mengatur resepsi sendiri adalah kita harus menyiapkannya dari jauh-jauh hari, karena menikah membutuhkan persiapan yang matang. Capek sudah pasti, tapi berkesan? Tentu saja.

Nah, jika Anda ingin mempersiapkan resepsi pernikahan sendiri tanpa bantuan vendor, berikut hal-hal yang perlu diperhatikan dnegan baik:

  • Cari kartu undangan yang desainnya bagus tapi tetap murah

  • Cobalah minta rujukan perias pengantin dnegan riasan yang bagus. Perkara pakaian pengantin, juru rias biasanya memiliki koleksi pakaian yang bisa dipilih sesuai keinginan. Pastikan terlebih dahulu ukuran pakaian pas di badan

  • Dekorasi pengantin juga biasanya sudah sepaket dengan jasa rias, kecuali kalau Anda ingin mendekor sendiri, silakan. Sesuaikan saja dengan selera. Hanya saja membuat dekorasi sendiri seringkali memakan waktu yang lama dan menguras tenaga

  • Bagaimana dengan katering? Jangan lupa kalau Indonesia memiliki rasa kekeluargaan yang sangat kental, cobalah minta bantuan pada ibu-ibu tetangga untuk memasak menu hajatan bersama-sama

Tentukan Adat Mana yang Akan Dipakai

Menentukan konsep resepsi dan adat mana yang akan dipakai juga menjadi poin yang tidak boleh dilewatkan. Terlebih jika Anda menikah dengan pasangan beda suku. Perkara seperti ini harus dibicarakan baik-baik agar tidak terjadi miskomunikasi dengan keluarga pasangan di kemudian hari.

Jika memungkinkan, kita bisa menyelenggarakan resepsi dengan dua adat, misal resepsi adat Sunda dan Jawa. Tentu saja, semua harus melalui proses kesepakatan dengan pasangan dan keluarga besarnya, karena menikah itu berarti kita siap menerima pasangan beserta keluarganya.

Masih ingat dengan Mario dan Jesica, kan? Ya, meski dari kecil tinggal di Jakarta, ternyata keduanya berdarah Jawa. Maka tidak heran kalau di resepsi pernikahannya nanti, mereka menggunakan adat Jawa.

Memilih Hari Pernikahan

Salah satu budaya khas di Indonesia adalah pemilihan hari pernikahan yang tidak boleh sembarangan dilakukan. Kalau orang Jawa bilang, menikah harus disesuaikan dengan weton. Hal tersebut tidak masalah, toh niatnya untuk menghargai kebudayaan yang sudah diterapkan sejak dulu? Bicarakan hal ini dengan pasangan dan pilih hari pernikahan sebaik mungkin.

Antara Resepsi dan Akad/Pemberkatan

Orang Indonesia biasanya menyelenggarakan resepsi pernikahan pada hari yang berbeda dari hari akad atau pemberkatan. Sebagai contoh, akad/pemberkatan dilangsungkan pada hari Rabu, resepsi baru diadakan keesokan harinya. Hal ini tidak masalah dan sah-sah saja. Sebagai tambahan, penyelenggaraan resepsi yang berlangsung dalam satu hari sudah dipastikan akan membuat mempelai merasa kelelahan karena acara yang seharusnya berlangsung dua hari dijorkan hanya dalam sehari.

Meski akan menyelenggarakan pesta pernikahan yang terbilang wah, hal tersebut tak lantas membuat Mario dan Jesica merasa besar hati. “Menikah itu bukan membangun satu menara, tapi mengangkasa bersama,” ungkap Jesica padaku, kawan dekatnya sejak di bangku SMA.

Ah, selamat mempersiapkan pernikahan, Mario & Jesica. Selamat mengarungi biduk kehidupan!






Baca juga
14 Oktober 2016
62. Ini Keuntungan Memakai Paket Wedding saat Menggelar Pesta Pernikahan
Sekarang ini vendor alias penyedia jasa pernikahan tengah sangat menjamur bak cendawan di musim hujan. Hal ini tentu saja merupakan dampak dari tingginya permintaan pasar akan pemenuhan kebutuhan acara sakral pernikahan. Tidak hanya pernikahan, sebetulnya vendor juga siap melayani klien yang ingin mengadakan beragam acara, seperti ulang tahun, reuni, wisuda, dan lain sebagainya.

14 Oktober 2016
61. Memilih Paket Pernikahan, Apa Kelebihannya?
Halo, akhirnya kita bertemu lagi dengan serunya pengalaman Mario dan Jesica mempersiapkan resepsi pernikahannya yang akan digelar Desember mendatang. Mengingat cuaca sekarang tidak bisa diprediksi secara akurat, maka menyelenggarakan pernikahan di dalam ruangan (indoor) merupakan pilhan paling aman ketimbang resepsi outdoor sendiri. Hal itulah yang menjadi pertimbangan pasangan ini mengapa memilih konsep pernikahan indoor.

14 Oktober 2016
60. Resepsi Pernikahan di Rumah atau Gedung. Mana yang Lebih Baik?
Menikah, menjadi satu mengarungi biduk rumah tangga bersama orang terkasih atas nama janji suci pernikahan. Siapa yang tak ingin? Jangankan yang sudah berpasangan, mereka yang masih sendiri alias single pun selalu membayangkan indahnya kehidupan setelah pernikahan. Merasakan pahit manisnya kehidupan bersama kesayangan. Ah, bahagianya.

14 Oktober 2016
59. Serunya Cerita Calon Mempelai Mario-Jesica dalam Memilih Gedung Pernikahan
Sudah hampir setahun Mario dan Jesica menjalani hubungan asmara. Keduanya berpacaran setelah empat purnama melewati proses pendekatan alias PDKT. Kini, memasuki bulan kedua belas hubungan asmaranya, juga setelah proses lamaran pada bulan lalu, Mario dan Jesica berniat untuk menguatkan tunas asmara mereka dalam sebuah ikatan pernikahan.

16 September 2016
58. Bedanya Wedding Planner dengan Wedding Organizer - Part 2
Sedangkan WO tampak mirip dengan WP, namun perbedaannya ada pada timeline wewenang dan tanggung jawabnya, dimana WO biasanya bertugas pada hari H Pernikahan saja. Itupun ada 2 bagian / tipe tugas WO yaitu Full Day Organizer atau Reception Only.

Customer Services

    Tentang Kami

     021-5801883     087-888-3030-96     yosefmario@gmail.com
    Graha Matapel Lt.6, Jl. Arjuna Utara No.46 Jakarta 11510 - Indonesia

    Paket Pernikahan, Resepsi Pernikahan, Paket Wedding, Gedung Pernikahan di Jakarta, Gedung Pernikahan Jakarta, Gedung Pernikahan, Sewa Gedung Pernikahan, Paket Pernikahan Jakarta, Harga Paket Pernikahan, Harga Sewa Gedung Pernikahan, Paket Wedding Jakarta, Biaya Pernikahan di Gedung, Gedung Resepsi

    © 2013 www.grahamatapel.com